Kendalikan Tekanan Darah Tinggi Dengan Vitamin Dan Mineral

Posting ini terakhir diperbarui pada 25 Juli, 2023

Vitamin dan mineral yang Anda butuhkan dari diet harian Anda dapat membantu Anda mengontrol tekanan darah tinggi secara efektif dan menjaga kesehatan tubuh.

Pola makan yang sehat memainkan peran penting dalam hal ini mengendalikan tekanan darah tinggi. Namun, Anda mungkin belum cukup mengetahui vitamin dan mineral mana yang perlu banyak diserap untuk menjaga tekanan darah pada tingkat yang stabil? Berikut beberapa vitamin dan mineral yang baik untuk penderitanya tekanan darah tinggi.

Vitamin dan Mineral untuk mengendalikan tekanan darah tinggi

Kalium

Kalium berperan penting dalam mendukung fungsi otot normal, termasuk merelaksasi jaringan pembuluh darah, membantu menurunkan tekanan darah, dan menghindari kram. Kalium membantu menjaga tekanan darah pada tingkat yang sehat dengan mengurangi efek natrium. Tambahan, Kalium dalam kadar normal juga membantu melindungi Anda dari kondisi detak jantung tidak teratur dengan menjaga sinyal listrik di jantung dan sistem saraf pusat.

Ahli gizi merekomendasikan jumlah potasium yang dibutuhkan baik untuk pria maupun wanita 4,700 mg / hari. Makanan tinggi potasium termasuk kentang, buah plum, aprikot, jamur, kacang polong, jeruk, ikan tuna, bayam, tomat, kismis, susu bebas lemak, dan yogurt.

Magnesium

Magnesium juga berperan penting dalam mengendalikan tekanan darah tinggi. Tingkat magnesium yang stabil dalam tubuh membantu pembuluh darah rileks, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko stroke. Namun, magnesium mudah hilang karena dikeluarkan melalui urin.

Magnesium ditemukan dalam makanan seperti sayuran hijau, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Jumlah magnesium yang direkomendasikan untuk pria 50 berusia tahun ke atas adalah 420 mg/hari dan untuk wanita 50 dan lebih tua, 320 mg / hari.

Namun, jika Anda mengonsumsi terlalu banyak magnesium, sangat mudah terkena diare.

Kalsium

Kalsium membantu dinding pembuluh darah mengencangkan dan mengendur sesuai kebutuhan, membantu mengatur dan menstabilkan tekanan darah. Kalsium ditemukan dalam makanan seperti susu, keju, kubis, bayam, dan ikan seperti salmon, sarden, dll.

Asupan kalsium yang dianjurkan untuk pria 51 tahun ke atas adalah 1.000–1.200 mg, dan untuk wanita 51 tahun ke atas, 1,200 mg / hari.

vitamin E

Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin E ditemukan di banyak makanan termasuk biji-bijian, daging, telur, buah-buahan, unggas, Sayuran, minyak nabati, dan suplemen. Tubuh biasanya menyimpan banyak vitamin E, jadi kekurangan vitamin E jarang terjadi.

Vitamin E mempengaruhi produksi oksida nitrat, suatu zat yang melebarkan pembuluh darah, membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Karena itu, vitamin ini sering digunakan dalam pengobatan tekanan darah tinggi.

Vitamin E juga membantu mencegah serangan jantung, sakit dada, penyakit Alzheimer, kelainan darah, masalah kulit, atau penyakit Parkinson.

vitamin C

Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air. Tubuh kita tidak dapat membuat vitamin C sendiri, jadi vitamin C hanya bisa didapat dari makanan seperti buah-buahan segar, Sayuran, dan suplemen. Namun, Ahli gizi menganjurkan agar Anda mengonsumsi berbagai makanan yang kaya vitamin C daripada menambahnya melalui suplemen.

Vitamin C memiliki kemampuan untuk mengobati atau mencegah sejumlah kondisi medis seperti infeksi, depresi, penyakit Alzheimer, kelelahan, serangan jantung, pukulan, kolesterol tinggi, dan terutama tekanan darah tinggi.

Vitamin C juga berkontribusi mengurangi stres oksidatif, mempromosikan produksi oksida nitrat, yang secara efektif menurunkan tekanan darah.

Vitamin D

Vitamin D larut dalam lemak. Anda bisa mengonsumsi banyak makanan yang mengandung vitamin D seperti ikan berlemak (ikan kembung, ikan tuna); produk susu (susu segar, keju), jus, dan sereal berlabel “difortifikasi vitamin D”. Namun, sumber utama vitamin D adalah sinar matahari.

Vitamin D digunakan untuk mendukung pasien dengan penyakit pembuluh darah, gangguan kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi serta penderita obesitas, diabetes, gagal ginjal, kelemahan otot, penyakit gigi, dan gusi.

Apa yang Anda makan mempengaruhi kesehatan Anda. Karena itu, Anda harus menjaga pola makan yang sehat, terutama banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung mineral dan vitamin seperti potasium, magnesium, vitamin D, E, dan C untuk menjaga tingkat tekanan darah tetap stabil.

Anda Juga Akan Suka Membaca:

Ditulis oleh dr. Ganga Sapkota
Diperbarui pada Juli 25, 2023

Seorang dokter medis lulusan dengan pengalaman bertahun-tahun di bidang medis. Bekerja sebagai dokter penuh waktu di Rumah Sakit Puspanjali, Chitwan, Nepal.