
Jika Anda memutuskan untuk menjadi vegan, Anda berada di perusahaan yang baik. Di 2023, 706,965 orang-orang mendaftar untuk tantangan pola makan vegan internasional Veganuary.
Menurut organisasi, seseorang mendaftar untuk tantangan diet setiap 2.4 detik—dan untuk alasan yang bagus: ketika orang memilih vegan atau gaya hidup vegetarian, mereka mengutip bagaimana hidup nabati lebih sehat karena menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
Mereka juga mencatat bahwa hal ini pada akhirnya lebih baik bagi lingkungan. Mungkin yang paling penting, mereka memahami bahwa menjadi vegan adalah perlawanan terhadap kekejaman terhadap hewan.
Menghindari produk hewani ternyata lebih rumit dari yang terlihat, meskipun, karena banyak yang tampaknya tidak mengandung bahan tambahan hewani. Para vegan harus terus waspada dan meneliti apakah produk yang mereka gunakan mengandung hal tersebut, nyatanya, membahayakan hewan.
Jika Anda seorang perokok dan vegan, Anda mungkin bertanya-tanya apakah rokok termasuk dalam daftar ini. Baca artikel berikut untuk mengetahui apakah merokok itu vegan dan produk lain apa yang dapat Anda gunakan.
Apakah merokok vegan?
Jawaban singkatnya adalah tidak. Sekilas, sebatang rokok hanya terdiri dari kertas pembungkus, filter busa, dan potongan tembakau kering.
Namun, setiap batang rokok mengandung ratusan zat aditif, seperti castoreum—berasal dari kantung jarak berang-berang jantan—serta madu dan lilin lebah yang diperoleh dari lebah madu penangkaran.
Perusahaan tembakau juga menggunakan padatan susu, atau lemak susu kering, sebagai bahan tambahan lain dalam rokok mereka.
Bahan-bahannya tidak berhenti di situ, meskipun. Rokok juga demikian diuji pada hewan. Hewan-hewan ini dikurung dan dihubungkan dengan alat bantu pernapasan, yang memaksa mereka menghirup asap rokok selama berjam-jam.
Hasilnya adalah kecanduan yang dibuat pada otak dan tubuh hewan, dan dalam beberapa bulan, kebanyakan hewan mati karena tumor atau serangan jantung. Semua ini dilakukan untuk mempelajari dampak jangka panjang rokok terhadap manusia.
Akhirnya, produk-produk ini tidak dapat dianggap vegan.
Produk vegan untuk beralih ke
Rokok bukanlah vegan—tetapi ada produk nikotin yang vegan. Ada peningkatan signifikan dalam penggunaan alternatif nikotin belakangan ini.
Alternatif nikotin menawarkan jalan yang menjanjikan bagi individu yang ingin melepaskan diri dari produk tembakau tradisional, yang merupakan rute yang dapat dipilih oleh para vegan.
Dari patch nikotin dan permen karet hingga rokok elektronik (rokok elektrik), Alternatif-alternatif ini memberi pengguna cara untuk memuaskan hasrat nikotin mereka tanpa efek berbahaya dari tembakau yang mudah terbakar.
Ada beberapa diskusi tentang keamanan dan kemanjuran beberapa alternatif, seperti vape beraroma. Masih, perokok merasakan manfaatnya dalam proses berhenti merokok, yang menjadikannya pilihan yang layak bagi para vegan yang juga mencari alternatif.
Seiring kemajuan penelitian dan inovasi, Alternatif nikotin mempunyai potensi untuk memainkan peran penting dalam memerangi epidemi tembakau global dan meningkatkan hasil kesehatan masyarakat. Dalam jangka pendek, ini bisa menjadi solusi bagi vegan yang ingin merokok.
Berikut beberapa alternatif nikotin yang dapat Anda coba tanpa merugikan hewan dalam prosesnya:
Rokok elektrik
Dalam beberapa tahun terakhir, Rokok elektrik telah dipopulerkan sebagai alternatif yang sedikit lebih aman dibandingkan rokok biasa. Ini terdiri dari perangkat seperti tabung dengan sistem pemanas listrik dan kartrid berisi e-liquid, campuran pewarna, bahan kimia, dan nikotin.
Saat pengguna melakukan vape, cairan dipanaskan menjadi uap yang dihirup. Perangkat itu sendiri sepertinya tidak terbuat dari produk hewani. Banyak e-liquid, namun, mengandung produk hewani seperti castoreum, dan beberapa pewarna cair berasal dari kumbang tanah.
Untung, perusahaan seperti Green Velvet Cloud dan Kai’s Virgin Vapor menyediakan alternatif e-liquid vegan yang diperoleh dari buah-buahan, herbal, dan beri sebagai gantinya.
Kantong nikotin
Jika Anda ingin yang lebih nyaman, bijaksana, dan pilihan bebas kekejaman, mencoba kantong nikotin. Ini kecil, kantong putih yang Anda letakkan di antara gusi dan bibir atas untuk penyerapan nikotin.
Kantongnya terbuat dari serat nabati dan mengandung bahan pengisi food grade serta nikotin yang berasal dari tanaman tembakau.
Pemanis apa pun yang ditambahkan juga bebas gula dan berasal dari tanaman seperti kayu manis dan mint, meningkatkan pengalaman vegan. Semua ini pada akhirnya berarti bahwa kantong adalah pilihan vegan yang bagus untuk mantan perokok.
Permen karet nikotin
Permen karet nikotin sama seperti versi tradisionalnya—hanya dengan nikotin. Ini adalah pilihan yang aman untuk dipertimbangkan oleh para vegan: aspek permen karet produk terbuat dari bahan nabati, dan bahan tambahannya, termasuk mentol, minyak pepermin, dan natrium bikarbonat, tidak mengandung produk turunan hewani.
Untuk menggunakan permen karet nikotin, cukup gigit sampai Anda merasakan sensasi kesemutan. Dari sini, biarkan permen karet berada di mulut Anda saat nikotin menyebar. Setelah kesemutan memudar, Anda mengunyah permen karet untuk memulai kembali prosesnya.
Berkomitmen untuk menjadi vegan berarti mengucapkan selamat tinggal pada beberapa produk hewani—dan sayangnya, salah satunya adalah rokok. Gunakan produk di atas untuk membantu Anda menyesuaikan diri dengan gaya hidup baru dan lebih sehat ini.