7 Kiat Keseimbangan Kehidupan-Kerja Untuk Perawat

Posting ini terakhir diperbarui pada 25 Juli, 2023

seorang perawat yang lelah sedang istirahat sejenak

Keperawatan adalah profesi yang menuntut dedikasi, kasih sayang, dan kerja keras. Karena jam kerja yang panjang, shift kerja, dan suasana penuh tekanan, perawat mungkin merasa kesulitan untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan dengan benar. Begitu, keseimbangan kehidupan kerja yang sehat sangat penting untuk pencapaian jangka panjang, kesehatan, dan pemenuhan pekerjaan.

Blog ini akan membahas beberapa tips praktis keseimbangan kehidupan kerja untuk perawat.

Apakah Anda seorang perawat berpengalaman atau baru memulai karir Anda, tips ini akan membantu Anda memprioritaskan fisik Anda, mental, dan kesehatan emosional sambil mengelola tuntutan pekerjaan Anda. Jadi, mari selami dan jelajahi beberapa strategi praktis untuk mencapai keseimbangan kehidupan kerja sebagai perawat.

1) Istirahatlah

Perawat yang beristirahat secara teratur juga cenderung tidak mengalami kelelahan dan kelelahan, yang dapat berdampak negatif terhadap kinerja pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka.

Istirahat bisa terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk peregangan, berjalan, mengambil camilan, sedang minum teh, atau sekadar duduk dan beristirahat selama beberapa menit. Perawat dapat menggunakan waktu istirahatnya untuk melatih mindfulness, meditasi, atau latihan pernapasan dalam, yang dapat membantu mereka mengelola stres dan kecemasan.

Mereka juga dapat menggunakan waktu istirahatnya untuk bersosialisasi dengan rekan kerja atau menyelesaikan tugas pribadi, seperti melakukan panggilan telepon atau membalas email.

2) Tetapkan Batasan

Batasan bisa bermacam-macam bentuknya, seperti menetapkan jam kerja yang ditetapkan, tidak memeriksa email kantor, atau menerima panggilan kerja di luar jam tersebut. Perawat juga dapat membatasi giliran kerja ekstra mereka, hindari membawa pulang pekerjaan bersama mereka, dan berkomunikasi dengan kolega dan supervisor mereka tentang kebutuhan mereka akan keseimbangan kehidupan kerja yang sehat.

Jika Anda juga ingin memajukan pendidikan Anda, banyak lembaga terkemuka menawarkan pendidikan keperawatan online program, alternatif berharga bagi perawat yang ingin meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja mereka. Dengan fleksibilitas untuk belajar dengan kecepatan dan jadwal mereka sendiri, perawat dapat mengendalikan pendidikan mereka tanpa menambah stres pada kehidupan sibuk mereka.

Kursus dan program online terakreditasi juga memberikan pendidikan dan pelatihan berkualitas tinggi kepada perawat yang relevan dengan bidangnya, yang dapat mengarah pada kemajuan karir dan peningkatan kepuasan kerja.

3)  Tetap Terorganisir

Tetap terorganisir dapat membantu perawat untuk terus melaksanakan tugas mereka, mengurangi stres, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan efisien. Mereka dapat tetap terorganisir dengan berbagai cara, seperti:

1. Perawat dapat mengatur tugasnya dan memprioritaskan kewajibannya dengan menggunakan kalender, perencana, atau daftar tugas. Dengan menetapkan tujuan dan membuat rencana untuk mencapainya, perawat dapat mengelola beban kerjanya dengan lebih efektif, memastikan mereka menyelesaikan tugas mereka tepat waktu.

2. Perawat menangani sejumlah besar dokumen, dari catatan pasien hingga grafik medis, dan melacak dokumen-dokumen ini dapat menjadi suatu tantangan. Dengan mengembangkan sistem pengarsipan, perawat dapat dengan mudah menemukan dokumen yang mereka butuhkan saat mereka membutuhkannya, mengurangi stres dan meningkatkan produktivitas.

3. Perawat dapat menggunakan aplikasi seluler, kalender elektronik, dan sistem pengingat untuk melacak tugas dan tanggung jawab mereka. Alat-alat ini dapat membantu perawat mengatur waktu mereka dengan lebih efisien, memastikan mereka menyelesaikan tugas mereka tepat waktu dan memiliki lebih banyak waktu untuk aktivitas pribadi.

4) Praktekkan Perawatan Diri

Perawatan diri dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, dan itu bervariasi dari orang ke orang. Latihan, menjaga pola makan yang baik, mendapatkan tidur yang cukup, dan melakukan aktivitas santai seperti yoga, perhatian, atau pernapasan dalam adalah beberapa contoh praktik perawatan diri yang dapat dilakukan perawat. Penting untuk menemukan aktivitas yang Anda sukai dan cocok untuk Anda.

Selain perawatan diri secara fisik, penting juga untuk memprioritaskan kesehatan mental Anda. Ini mungkin melibatkan mencari dukungan dari ahli kesehatan mental, melatih perhatian, atau terlibat dalam aktivitas yang membantu Anda rileks dan menghilangkan stres. Menjaga kesehatan mental dapat membantu Anda mengatasi tuntutan pekerjaan dan mempertahankan pandangan positif.

5) Ambil Liburan

Berikut adalah beberapa alasan mengapa berlibur penting bagi perawat dan bagaimana memanfaatkan waktu istirahat Anda sebaik-baiknya.

1. Berlibur dapat membantu mengurangi stres dan mencegah kelelahan. Perawat bekerja di lingkungan dengan stres tinggi dan menghadapi situasi yang menantang secara teratur. Meluangkan waktu istirahat dari pekerjaan memungkinkan mereka untuk bersantai, mengisi ulang, dan kembali bekerja dengan energi dan fokus baru.

2. Liburan juga memberikan kesempatan untuk melakukan aktivitas yang tidak mungkin dilakukan pada hari kerja biasa. Ini bisa termasuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman, mengejar hobi atau minat, menjelajahi tempat atau budaya baru, atau sekadar bersantai dan menikmati waktu senggang.

3. Perencanaan sangat penting untuk memaksimalkan waktu liburan Anda. Pastikan untuk meminta waktu istirahat terlebih dahulu dan mengatur perlindungan di tempat kerja, sehingga Anda benar-benar dapat memutuskan hubungan kerja dan menikmati waktu istirahat Anda.

6) Praktek Manajemen Waktu

Dengan berlatih dengan baik keterampilan manajemen waktu, perawat dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi stres, dan meluangkan waktu untuk kegiatan pribadi di luar pekerjaan, seperti

1. Perawat harus memprioritaskan pekerjaan mereka yang paling penting terlebih dahulu dan menghindari teralihkan oleh pekerjaan yang kurang penting.

2. Perawat dapat mematikan notifikasi di ponselnya, membatasi waktu mereka di media sosial, dan hindari memeriksa email saat istirahat. Hal ini dapat membantu mereka fokus pada tugas dan mengurangi waktu yang dihabiskan untuk aktivitas yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.

3. Perawat juga dapat belajar mendelegasikan tugas kepada anggota tim lainnya bila diperlukan. Ini dapat membantu meluangkan waktu untuk tugas-tugas yang lebih penting dan mencegah kelelahan.

7) Minta Bantuan

Keperawatan itu menantang, jadi jangan sungkan untuk meminta bantuan rekan anda. Bekerja secara kolaboratif dengan tim dapat membantu Anda mengelola beban kerja dan mencegah kelelahan. Anda juga dapat mencari dukungan dari atasan Anda, mentor, atau konselor profesional.

Selain itu, meminta bantuan di luar pekerjaan juga dapat bermanfaat untuk mencapai keseimbangan kehidupan kerja. Jika Anda memiliki keluarga, meminta pasangan Anda untuk membantu pekerjaan rumah tangga atau mengasuh anak dapat meluangkan waktu dan mengurangi tingkat stres.

Kesimpulan

Perawat harus mempertahankan yang sesuai keseimbangan kehidupan kerja untuk melindungi kesejahteraan mereka dan standar perawatan yang mereka berikan. Perawat dapat mencapai keseimbangan kehidupan kerja dengan mengutamakan perawatan diri, menetapkan batasan, mencari dukungan, dan menemukan cara untuk memutuskan hubungan kerja selama waktu istirahat mereka.

Perawat harus ingat bahwa mereka berhak mendapatkan kehidupan di luar pekerjaan dan mengambil langkah-langkah untuk mencapai keseimbangan tersebut.

Anda Juga Akan Suka Membaca:

Ditulis oleh dr. Ganga Sapkota
Diperbarui pada Juli 25, 2023

Seorang dokter medis lulusan dengan pengalaman bertahun-tahun di bidang medis. Bekerja sebagai dokter penuh waktu di Rumah Sakit Puspanjali, Chitwan, Nepal.